Paska usainya Perayaan HUT RI ke 74 yang diakhiri dengan agenda penutupan berupa Resepsi HUT.RI ke 74 tingkat Desa Bhuana Jaya yang dikemas dalam suasana meriah dengan Penampilan peserta finalis lomba Karaoke sekaligus Pembagian Hadiah bagi para Juara lomba yang bisa ditonton warga secara live melalui “Bhuana jaya Televisi “.Acara tersebut bertepatan dengan perayaan Tahun baru Islam 1 Muharam 1441 H. Sehingga bakda magrib sekitar 2500 warga desa bhuana jaya mengadakan pawai ta’aruf menyongsong tahun baru. Pemberangkatan pawai sekitar pukul 19.45 wite dengan menempuh jarak kurang lebih 1,5 KM. start dari Halaman masjid Nurul Huda RT.16 Desa Bhuana Jaya dan finish Gedung Kesenian sasono budoyo perkantoran Desa Bhuana Jaya.usai seluruh peserta sampai finish Ketua Penyelenggara Moh.Yassin menghimpun seluruh peserta untuk bersama sama berdoa untuk Keselamatan seluruh Masyarakat Bhuana Jaya dalam menempuh Tahun baru 1441 H. Doa dipimpim oleh sesepuh dan tokoh agama Desa Bhuana Jaya yakni Kyai Rokib Wagiman. Acara Pawai Ta’aruf berakhir dengan tertib dan penuh kekeluargaan serta merupakan momentum kebangkitan Warga Desa Bhuana Jaya dalam turut serta membangun Desa yang punya motto “ BANGKIT “ yakni akronim Bersih, Aman, Nyaman,Giat,Indah dan TertipTahapan acara kegiatan dalam merayakan hari Jadi Desa Bhuana Jaya ke 38 tidak hanya sampai situ rencana malam minggu akan diadakan pertunjukan Pagelaran wayang kulit semalam suntuk dengan menghadirkan dalang kondang yaitu Ki Dalang Joko Buono beserta Nyi sinden Widodo dan Pelawak Doal Gareng dari Kota Blitar Jawa Timur. Acara akan ditutup esuk paginya dengan agenda gebyakan wayang purwo untuk ruwatan Desa yang di hadiri para sesepuh Desa Bhuana Jaya yang sehari sebelumnya telah dikumpulkan sembilan ( 9 ) air yang diperoleh dari sembilan mata air yang ada di keempat dusun yakni 4 mata air dari Dusun Pulau Mas, 1 mata air dari Dusun Mekarsari, 2 Mata air dari Dusun Binamulya dan 2 Mata air dari Dsn.Sidomakmur. air dengan komposisi 4:1:2:2 dari keempat dusun tersebut akan diserahkan kepada sesepuh Desa yang digunakan dalam prosesi ruwatan Desa beserta puluhan sesaji/syarat syariat lainnya. ( red)